Al-Mashdar al-Mimi (المصدر الميمي)

Macam mashdar Mashdar itu bisa dibagi menjadi dua macam: mashdar mim dan ghairu mim. Mashdar mim adalah mashdar yang memiliki mim zaidah di depannya sedangkan mashdar ghairu mim adalah mashdar yang tidak memiliki huruf mim zaidah di depannya. Contoh mashdar ghairu mim adalah: قِرَاءَةٌ pembacaan اجْتِهَادٌ kesungguhan مَدٌّ memanjang مُرُوْرٌ Berlaku/berjalan Adapun contoh mashdar mim … Baca Selengkapnya

Mashdar Ta’kid, Mashdar Marrah dan Mashdar Nau’

1. Mashdar at-Ta’kid (مصدر التأكيد) Mashdar Ta’kid/Mu’akkid adalah mashdar yang disebutkan setelah fi’il (kata kerja) untuk menegaskan maknanya. Bentuknya tetap seperti aslinya, contoh: عَلِمْتُ الأَمْرَ عِلْمًا (Aku benar-benar mengetahui perkara itu). ضَرَبْتُ اللّصَّ ضَرْبًا (Aku benar-benar memukul pencuri itu). جُلْتُ جَوَلَانًا (Aku benar-benar berkeliling). أَكْرَمْتُ المُجْتَهِدَ إِكْرَامًا (Aku benar-benar memuliakan orang yang rajin itu). Tujuannya … Baca Selengkapnya

Mashdar Fi’il yang Terdiri dari Lima Huruf dan Enam Huruf

A. Mashdar Fi’il yang Terdiri dari Lima Huruf Contoh: انطلق (inthalaqa) → اِنْطِلَاقاً (inthilāqan). Contoh: اجتمع (ijtama’a) → اِجْتِمَاعاً (ijtimā’an). Contoh: احمرّ (ihmara) → اِحْمِرَاراً (ihmirāran). Contoh: تكلّم (takallama) ← تَكَلُّماً (takalluman). Contoh: تصالح (taṣālaḥa) → تَصَالُحاً (taṣāluḥan). Contoh: تدحرج (tadahraja) → تَدَحْرُجاً (tadahrujan). Catatan untuk Fi’il Mu’tal (Berakhiran Huruf Illah): Jika kata tersebut mu’tal … Baca Selengkapnya

Mashdar Fa’lala “فَعْلَلَ” dan Mashdarnya Fiil Yang Mulhaq (diserupakan) dengannya

Fi’il yang mengikuti wazan “فَعْلَلَ” (fa’lala) dan yang serupa, maka mashdar-nya adalah: دحرجَ (dahraja) → دَحْرَجَةً (dahrajatan) زلزل (zalzala) → زَلْزَلَةً (zalzalatan) جلبب (jalbaba) → جَلْبَبَةً (jalbabatan) سيطر (saytara) → سَيْطَرَةً (saytaratan) حوقل (hawqala) → حَوْقَلَةً (hawqalatan). Jika ia mudha’af (fa’ fi’il sama dengan lam yang pertama dan ‘ain fi’il sama dengan lam fi’il yang … Baca Selengkapnya

Mashdar untuk Fiil-Fiil “Af’ala”, “Fa’ala”, dan “Fā’ala” (أَفْعَلَ وَفَعَّلَ وَفَاعَلَ)

Melanjutkan keterangan tentang mashdar untuk fiil yang lebih dari tiga huruf, di sini, kami akan menambahkan keterangan lanjutan mengenai mashdar tersebut: Mashdar-nya Fiil “Af’ala” (أَفْعَلَ) Jika fiil berbentuk “af’ala” (أفعل) dengan huruf tengah (‘ain) shahih/sehat, maka mashdar-nya mengikuti wazan “if‘āl” (إفعال), contoh: أَكْرَمَ  => إِكْرَامًا أَوْجَدَ  => إِيجَادًا Jika huruf tengahnya huruf ‘illat (seperti أَقَامَ, … Baca Selengkapnya