Asma’ul Ashwat (أسماء الأصوات)

Pengertian Asma’ul Ashwat Asmaa’u al-Ashwaat (bentuk plural dari isim shaut) adalah isim-isim yang menyerupai isim fiil dalam hal sama-sama sah mencukupkan diri (tanpa kalimah lain) yang mana isim-isim tersebut diucapkan pada sesuatu yang tidak berakal, pada anak kecil atau meng-hikayah-kan beberapa suara. Alasan mengapa asma’ul ashwat tidak dikategorikan sebagai isim fiil adalah karena asma’ul ashwat … Baca Selengkapnya

Asmau al-Af’al – Pembahasan Mengenai Macam-macam Isim Fiil

Pengertian Asma’u al-Af’al atau Isim Fiil (أسماء الأفعال) Sebelumnya, kami sudah pernah membahas mengenai  asma’u al-‘af’al atau isim fiil secara singkat dan sederhana. Pada tulisan kali ini, pembahasan akan sedikit lebih melengkapi  apa saja yang belum dibahas dalam tulisan sebelumnya. Mari kita mulai dari pengertian asma’u al-‘af’al atau isim fiil. Isim fiil adalah kalimah yang … Baca Selengkapnya

Cara Mema’rifatkan ‘Adad (Bilangan) dengan Al (أل) dalam Bahasa Arab

‘Adad adalah isim yang menunjukkan bilangan dalam bahasa Arab. Ia berhukum nakirah sehingga bisa dibuat menjadi ma’rifat dengan huruf ta’rif al (أل). Adapun cara mema’rifatkan ‘adad dengan al adalah sebagai berikut: 1. ‘Adad Mufrad Jika ‘adad berbentuk mufrad (tidak murakkab) maka ia dima’rifatkan sebagaimana isim yang lain. :نحو الْوَاحِدُ Satu (itu/tersebut) الْإِثْنَانُ Dua (itu/tersebut) الثَّلَاثَةُ … Baca Selengkapnya

Al Al-Maushuliyyah (أل الموصولية) Al yang menjadi Isim Maushul

Al yang menjadi isim maushul disebut juga sebagai al al-maushuliyyah (أل الموصولية). Al al-maushuliyyah memiliki beberapa ketentuan: :نحو أَكْرِمِ الْمُكْرِمَ ضَيْفَهُ وَالْمُكْرَمَ ضَيْفُهُ artinya sama dengan اي أَكْرِمِ الَّذِيْ يُكْرِمُ ضَيْفَهُ وَالَّذِيْ يُكْرَمُ ضَيْفُهُ “Muliakanlah orang yang memuliakan tamunya dan orang yang dimuliakan tamunya” Apabila al dimaksudkan sebagai ‘ahd maka al adalah huruf ta’rif bukan … Baca Selengkapnya

Mengenal Al Az-Zaidah (الْ الزَّائِدَةُ) – Kajian Nahwu

Pengertian Al Az-Zaidah (الْ الزَّائِدَةُ) Terkadang sebuah isim ditambahi dengan al az-zaidah. Al Az-Zaidah adalah al yang menjadi tambahan. Oleh karena itu, ia tidak memberi faidah ta’rif (mema’rifatkan isim), tidak seperti al al-‘ahdiyyah dan al al-jinsiyyah. Contoh-contoh Al- Az-Zaidah Contoh yang lazimah (tetap) Penambahan al az-zaidah adakalanya tetap (lazimah), sehingga isim tidak bisa dipisahkan dengan … Baca Selengkapnya