Pesantren Darurat Manthiq: Ketika Logika Hilang, Kebodohan Berkuasa

Ada yang hilang dari pesantren kita. Bukan kitabnya, bukan santrinya, bukan pula kyainya. Yang hilang adalah sesuatu yang jauh lebih mendasar: kemampuan berpikir logis yang terlatih. Ilmu manthiq — ilmu logika dalam tradisi Islam — perlahan-lahan menghilang dari kurikulum pesantren. Ia tergusur, dipandang sebelah mata, dianggap tidak praktis, bahkan oleh sebagian kalangan dicurigai sebagai ilmu … Baca Selengkapnya

Panduan Lengkap Belajar Nahwu untuk Pemula: Dari Nol hingga Bisa Baca Kitab

ngaji online insantri

Pendahuluan Bagi seorang santri, kemampuan membaca kitab kuning adalah mahkota yang paling berharga. Dan kunci utama untuk membuka mahkota itu adalah ilmu nahwu — ilmu tata bahasa Arab yang mengatur kedudukan dan fungsi setiap kata dalam sebuah kalimat. Namun tidak sedikit santri yang merasa gentar ketika pertama kali berhadapan dengan nahwu. Istilah-istilah seperti mubtada’, khabar, … Baca Selengkapnya

Teladan Mulia: Ketika Rasulullah Meninggalkan Kemewahan

Di tengah dunia yang sering menjadikan harta, perhiasan, dan pakaian mewah sebagai ukuran kemuliaan, Rasulullah Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam justru mengajarkan makna kebebasan sejati: bebas dari belenggu kemewahan yang melalaikan. Dua hadits shahih berikut memberikan bukti nyata bagaimana beliau meninggalkan sesuatu yang indah dan bernilai tinggi demi menjaga kesempurnaan ibadah dan kesederhanaan hidup. 1. … Baca Selengkapnya

Download Kitab Kimiya’us Sa’adah PDF (Arab dan Terjemahan)

Kimiya’us Sa’adah (کیمیاء سعادة) atau The Alchemy of Happiness adalah salah satu mahakarya terpenting Imam Al-Ghazali seorang teolog, filsuf, dan penulis Muslim yang produktif yang sering dianggap sebagai salah satu pemikir sistematis dan mistikus Islam terbesar. Kimiya’us Sa’adah ditulis menjelang akhir hayatnya, tak lama sebelum tahun 499 H/1105 M. Pada masa sebelum buku ini ditulis, dunia Muslim dianggap berada … Baca Selengkapnya

Khutbah Jumat: Menjadi Pribadi yang Tidak Anti Kritik

Salah satu makna dari ketakwaan adalah menjadi pribadi yang tidak anti-kritik dengan mau menerima nasehat dari siapa saja tanpa pandang bulu. Sifat anti kritik adalah sifat orang munafiq, sifat yang menjadi sumber kehancuran di dunia dan akhirat. Berikut adalah khutbah jumat berjudul: Menjadi Pribadi yang Tidak Anti Kritik. Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ قَبُولَ … Baca Selengkapnya