Berkhidmat di NU: Panggilan Hati dan Jiwa

Dalam setiap langkah kehidupan, selalu ada jalan yang menjadi panggilan hati dan jiwa—panggilan yang tidak sekadar didasari oleh tugas atau kewajiban, tetapi tumbuh dari kesadaran mendalam akan pentingnya melayani dan berkontribusi bagi kebaikan bersama. Bagi saya, panggilan itu adalah berkhidmat di Nahdlatul Ulama (NU), sebuah organisasi yang tidak hanya menjadi wadah pengabdian, tetapi juga ruang … Baca Selengkapnya

Benarkah Pesantren “Pro Kekerasan”?

Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan agama tradisional yang telah lama dipercaya oleh masyarakat sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak para santri menjadi seorang cendekiawan dan memiliki standar karakter berkualitas. Namun, saat ini dunia pesantren sedang banyak dipertanyakan oleh masyarakat, apakah pesantren saat ini masih mampu mencetak generasi unggulan seperti dulu atau tidak? Mengingat banyaknya berita … Baca Selengkapnya

Hukum Menciduk Air Dua Qullah yang Terkena Najis – Santri Bertanya

Pertanyaan: Air mutanajis yang melebihi 2 kulah dan tidak berubah salah satu sifatnya, maka hukumnya suci. Lantas bagaimana hukumnya jika air tersebut dipisah, semacam diciduk untuk mandi? apakah masih tetap dalam kesuciannya? Jawaban: Saudara Nana yang dirahmati oleh Allah, dari pertanyaan saudara/i terlihat bahwa saudara cukup mengerti mengenai hukum kesucian air dalam fiqh. Namun, izinkan … Baca Selengkapnya

Hukum Menjatuhkan Majmu’ (Mushaf/Kumpulan Surat) saat Sholat – Santri Bertanya

Pertanyaan: Kalo saya sholat sambil mengantongi majmu yang kecil lalu pas sujud terjatuh dosa atau tidak (apakah perbuatan tersebut termasuk meremehkan majmu tersebut)? Jawaban: Sebelum menjawab, izinkan kami mengasumsikan bahwa “majmu’” yang dimaksud oleh penanya adalah kumpulan surat-surat seperti surat Yasin, Al-Mulk, Al-Waqiah, dan lain sebagainya beserta doa-doa pillihan sehingga majmu’ tersebut memuat al-Quran. Ulama’ … Baca Selengkapnya

Betapa Buruknya Ulama’ yang Menjilat Penguasa

Bagaimana perasaan Anda melihat ulama-ulama yang seharusnya menjadi benteng terakhir kebenaran, justru menjadi antek-antek kekuasaan? Dari sejak zaman dulu, sudah menjadi sebuah pola yang kentara bahwa penguasa dzalim akan selalu didampingi ‘ulama yang siap memberikan fatwa dan legitimasi atas tindak dan kebijakan dzalim mereka. Ulama’ su’ (ulama’ yang jelek) tersebut bahkan tidak segan-segan meng-endorse kampanye-kampanye … Baca Selengkapnya