Makkiyah dan Madaniyah dalam kajian Ilmu Tafsir

Makkiyah dan Madaniyah

Makkiyah dan Madaniyah merupakan macam cabang pertama dan kedua dari bab pertama dari Ilmu Tafsir iaitu Bab Turunnya al-Qur’an dari segi tempat dan waktu.

Pengertian Makkiyah dan Madaniyah

Makkiyah adalah surat atau mayoritas surat yang turun sebelum hijrahnya Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wa sallama. Walaupun turun di selain kota Makkah, al-Qur’an yang turun sebelum hijrah disebut sebagai Makkiyah.

Sedangkan Madaniyah adalah adalah surat atau mayoritas surat yang turun sesudah hijrahnya Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wa sallama. Walaupun turun di selain kota Madinah, al-Qur’an yang turun sebelum hijrah disebut sebagai Makkiyah.

Maka dari itu ada al-Qur’an yang tidak termasuk dalam makkiyah maupun madaniyah, seperti kasus pada al-Qur’an yang turun ketika nabi sedang melakukan perjalanan (sedang hijrah), maka al-Qur’an ini dikategorikan sebagai safariyah. (keterangannya ada pada pembahasan selanjutnya).

Pendapat di atas adalah pendapat yang paling shohih (Qoul Ashohh)

BACA JUGA:  Hadloriyah dan Safariyah

Pendapat lain mengenai pengertian makkiyah dan madaniyah

Terdapat dua pendapat lain mengenai pengertian makkiyah dan madaniah, yaitu:

  • Pendapat pertama

Pendapat yang pertama yaitu pendapat yang mengatakan bahwa makkiyah adalah al-Qur’an yang turun di Makkah walaupun setelah hijrah dan madaniyah adalah al-Qur’an yang turun di Madinah. Jadi pada pendapat ini pembagian makkiyah dan madaniyah ditentukan oleh tempat turunnya al-Qur’an, dan jika tempat turunnya al-Qur’an di selain kota Makkah dan Madinah maka tidak dikategorikan makkiyah maupun madaniyah.

  • Pendapat kedua

Pendapat yang kedua iaitu pendapat yang mengatakan bahwa makkiyah adalah al-Qur’an yang khithob-nya/arah pembicaraannya menuju kepada penduduk Makkah, sedangkan madaniyah adalah al-Qur’an yang khithob-nya/arah pembicaraannya menuju kepada penduduk Madinah.

Mana saja yang termasuk makkiyah dan mana yang termasuk madaniyah dalam al-Qur’an?

Untuk menjawab pertanyaan ini perlu disebutkan satu per satu

Madaniyah terdiri dari 29 surat. Yang termasuk madaniyah antara lain dua surat yang menjadi awal al-Qur’an yakni Surat al-Baqoroh dan Ali Imron (bukan al-Fatihah), dan dua surat yang menjadi akhir al-Qur’an yaitu Muawwidzatain atau surat al-Falaq dan Surat an-Nas. Sedangkan 25 surat yang lain adalah al-Hajj, al-Maidah, an-Nisa’, al-Anfal, at-Taubah (Baroah), ar-Ro’du, al-Qitaal, al-Fath, al-Hujurat, al-Hadid, an-Nashr, al-Qiyamah, az-Zalzalah, al-Qodr, an-Nur, al-Ahzab, al-Mujadalah, al-Hasyr, al-Mumtahanah, ash-Shoff, al-Jumuah, al-Munafiqun, at-Taghobun, ath-Tholaq, dan at-Tahrim.

Sedangkan selebihnya yang tidak disebutkan di atas adalah makkiyah. Dengan mengurangi seluruh jumlah surat al-Qur’an yang terdiri dari  114 surat dengan 29 surat madaniyah maka makkiyah terdiri dari 85 surat.

Berdasarkan apa hukum makkiyyah dan madaniyah pada sebuah surat?

Hukum makkiyah atau madaniah pada sebuah surat itu berdasarkan pada  keseluruhan surat atau mayoritas atau kebanyakan ayat pada surat tersebut. Dan tidak menutup kemungkinan adanya turunnya ayat atau beberapa ayat dari sebuah surat yang berbeda dengan mayoritas ayat pada surat tersebut, ambillah contoh mayoritas ayat pada surat turun sebagai makkiyah dan ada beberapa ayat yang turun sebagai madaniyah.

Contohnya yaitu surat al-Baqoroh yang termasuk Madaniyah, di dalam surat tersebut ada dua ayat yang dikecualikan yaitu ayat 109 “فاعفوا واصفحوا” dan ayat 272 “ليس عليك هدىهم”.

Ciri-ciri Makkiyah dan Madaniyah

Makkiyah atau pun Madaniyah memiliki ciri-ciri yang bisa digunakan untuk membedakan antara keduanya, antara lain:

Makkiyah/ المكّيMadaniyah/ المدني
Mempunyai ayat yang diawali dengan “ياأيّها الّذين أمنوا”Mempunyai ayat yang diawali dengan “ياأيّها النّاس” dan “يا بني أدم”
Menceritakan tentang umat-umat terdahulu, kisah nabi-nabi, kisah antara Nabi Adam dan Iblis (kecuali al-Baqoroh)Berisi hukum-hukum seperti hukum fardlu dan hukum sunnah. Penyebutan orang-orang Munafiq (kecuali al-Ankabut)
Biasanya ayatnya pendek-pendekBiasanya ayatnya panjang-panjang

Namun tidak semua surat yang memiliki ayat yang diawali dengan “ياأيّها النّاس” adalah makkiyah. Contohnya yaitu Surat al-Baqoroh yang termasuk madaniyah, ia memiliki ayat “ياأيّها النّاس اعبدوا ربّكم” dan “ياأيّها النّاس كلوا ممّا في الأرض”, dan Surat an-Nisa’ yang termasuk madaniyah, ia memiliki awal surat “ياأيّها النّاس”.

Demikian Makkiyah dan Madaniah dalam kajian Ilmu Tafsir. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam

Makkiyah dan Madaniyah dalam kajian Ilmu Tafsir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas
Konten yang anda salin memiliki hak cipta.