7 Panduan Belajar Nahwu Shorof Bagi Pemula

7 Panduan Belajar Nahwu Shorof Bagi Pemula

Letak kesulitan belajar nahwu shorof bagi pemula adalah untuk memulai. Pertanyaan “Dari mana saya harus mulai belajar?” adalah pertanyaan yang sering muncul bagi pemula, mengingat banyaknya materi dan terpisahnya pelajaran Nahwu dan Shorof itu sendiri. Terlebih Panduan Belajar Nahwu Shorof bagi Pemula sendiri tidak diterangkan dalam kitab nahwu shorof sekali pun. Akhirnya banyak pemula yang belajar secara sporadis atau acak sehingga mereka miss atau salah tangkap atau kadang mereka hanya ikut-ikutan belajar tanpa tahu dulu jluntrung (jawa: keutuhan) dari Nahwu Shorof itu sendiri. Nah, di sini Anda bisa mempelajari ilmu Nahwu Shorof dengan Panduan yang telah kami buat secara mudah. Melalui artikel ini Anda bisa mengetahui bagian mana saja yang harus diperhatikan saat mempelajari Nahwu Shorof agar tidak salah tangkap dan mendapatkan hasil yang optimal.

Hal-hal yang harus diperhatikan oleh pemula untuk menguasai Nahwu Shorof, antara lain:

  • 1-Memahami cabang ilmu Lughoh

Mengapa harus Memahami cabang ilmu Lughoh?

Karena Nahwu adalah salah satu cabang dari ilmu lughoh. Cabang-cabang ilmu lughoh paling tidak dibagi menjadi 14 cabang. Namun akan kami bagi ke dalam dua hal, yaitu cabang untuk pemula dan untuk ahli/expert.

Lughoh untuk pemula

 Nahwu (Qowaidul I’rob + Shorof) – Rosm – Qiroat

Qowaidul i’rob dan Shorof merupakan bagian dari Ilmu Nahwu, jadi ilmu nahwu itu sebenarnya lebih luas karena mencakup keduanya.

Kemudian yang tak kalah penting adalah rosm atau ilmu mengenai cara menulis kalimah. Karena ternyata banyak juga para pemula yang ingin mempelajari nahwu shorof namun ia sebenarnya masih lemah dalam menulis dan membaca tulisan arab. Atau ia merasa sudah tahu namun sebenarnya masih banyak kesalahan dalam menulis. Perlu diketahui tanpa adanya pengetahuan rosm sangat sulit untuk mempelajari nahwu shorof sebagaimana sulitnya mempelajari bahasa inggris tanpa tahu cara menulis huruf alphabet. Jadi saran kami agar teman-teman menguasai rosm terlebih dahulu.

Lughoh untuk ahli/expert

Badi’ maani bayan, khitobah, arudl, qowafi, qordlus syi’ri, insya’

Cabang-cabang ini bisa teman-teman pelajari ketika sudah menguasai nahwu shorof dan tidak kami sebut semuanya. Karena cabang-cabang ini sudah masuk ke ranah kesustraan dalam lughoh seperti merangkai kalimah-kalimah, menggunakan makna-makna, dan membuat syair berbahasa arab.

  • 2-Bahan Belajar

Sebenarnya bahan belajar untuk belajar nahwu shorof itu bebas, namun usahakan menggunakan bahan/kitab yang memang cocok untuk pemula. Contohnya untuk Nahwu bisa menggunakan Kitab al-Ajrumiyyah, al-Imrithi atau Nahwu Wadlih. Dan untuk Shorof teman-teman bisa menggunakan Amtsilah at-Tashrifiyah atau al-Maqshud.

  • 3-Integrasi, urut, komprehensif.

Maksudnya yaitu saat mempelajari nahwu shorof tidak boleh acak dan harus urut. Ibaratnya seperti menonton drakor kalau ditonton secara acak pasti ceritanya tidak akan nyambung, karena satu episode berkaitan dengan episode sebelumnya dan episode setelahnya. Begitu juga dengan nahwu shorof, ketika dipelajari secara acak. Alangkah lebih baiknya juga saat mempelajari ilmu nahwu saat itu juga mempelajari ilmu shorof, karena kedua ilmu tersebut akan saling menguatkan satu sama lain. Pengetahuan nahwu yang telah anda pelajari akan menguatkan shorof dan begitu juga sebaliknya shorof yang telah anda pelajari akan menguatkan ilmu nahwu Anda.

  • 4-Memegang Tiga kunci utama

Kunci utama tersebut yaitu:

HAFALAN – TEORI – BERLATIH

Melakukan tiga kunci utama tersebut iaitu dengan menghafalkan materi penting lalu memahami teori dasar lalu Anda berlatih dengan menemukan atau membuat contoh-contoh yang baru. Dengan begitu kemampuan Anda semakin terasah. Hal ini bisa dilakukan secara bebas. Bisa anda pahami dulu materi lalu menghafalkannya atau sebaliknya anda hafalkan dulu materinya lalu dipahami. Contoh latihan itu seperti anda baru saja mempelajari Mubtada’ Khobar, cobalah untuk membuat susunan mubtada’ khobar dengan kosa kata yang Anda kuasai sebanyak-banyaknya lalu cobalah juga temukan contoh mubtada’ khobar pada teks-teks berbahasa arab seperti al-Qur’an atau al-Hadits atau yang lainnya.

  • 5-Kondisi belajar

Kondisi belajar menjadi poin penting dalam menguasai ilmu Nahwu Shorof. Kondisi tersebut adalah tidak terburu-buru, pahami satu per satu dan tidak malu beertanya. Dalam arti pahami satu materi dulu kalimat per kalimat dan jangan beralih ke yang lain sebelum benar-benar paham. Karena Dalam ilmu nahwu (shorof) akan kita jumpai kaidah-kaidah yang harus dipahami tiap babnya. Dengan menumpuk materi yang tidak kita pahami lalu kita lanjut ke materi selanjutnya, akan menambah beban kita ke depannya. Sehingga jika diibaratkan berjalan menjadi terseok-seok. Saran kami kepada teman-teman untuk tidak malu bertanya kepada guru, atau teman hingga menemukan jawaban yang diinginkan.

  • 6-Memilih guru yang tepat

Guru yang tepat akan mempermudah dan membantu kelancaran kita dalam mempelajari nahwu shorof. Kriteria guru yang tepat bisa bermacam-macam berdasarkan pengalaman tiap individu. Ada yang suka guru dengan penjelasan secara  perlahan, ada yang suka tekanan, dan ada yang suka dengan yang humoris, hal itu bisa bermacam-macam berdasarkan kecocokan tiap individu. Namun tidak ada manusia yang sempurna, tingkat kecocokan pun tidak bisa seratus persen ada pada seorang guru, maka dari itu perlu juga adanya kompromi. Dalam arti menerima guru yang memiliki tingkat kecocokan yang cukup. Karena hubungan guru dan murid itu bagaikan hubungan kimiawi yang saling mempengaruhi satu sama lain, dan semakin tingginya tingkat kecocokan akan meningkatkan juga chemistry antar keduanya yang akan mempengaruhi juga pada proses pembelajaran.

  • 7-Menentukan tujuan belajar

Tujuan belajar yang telah ditentukan ini nantinya akan menjadi motivasi kita dalam mempelajari ilmu Nahwu Shorof agar kita semakin semangat dan terpacu dalam mempelajarinya. Sebagai contoh orang yang mempunyai tujuan untuk bisa memahami al-Qur’an dan al-Hadits, maka dia akan terbayang-bayang dengan tujuan tersebut saat belajar hingga sebelum ia menguasai Nahwu Shorof tersebut maka ia akan kesulitan dalam mencapai tujuannya.

Demikian 7 Panduan Belajar Nahwu Shorof Bagi Pemula. Semoga dengan Panduan ini bisa membantu teman-teman yang sedang mempelajari ilmu Nahwu Shorof.

Belajar Ilmu Nahwu A-Z

7 Panduan Belajar Nahwu Shorof Bagi Pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas
Konten yang anda salin memiliki hak cipta.